Jazakumullah Khoir



_MENU "Catatan Kecil"_

Kamis, 13 Juni 2013

Catatan Kecil Untuk "Salam"



Kutemukan hangatnya KELUARGA, kutemukan KEHIDUPAN yang luar biasa rapih di atur oleh Alloh, dan juga KASIH SAYANG tanpa pamrih dari saudara2 seperjuangan. Itulah yang menjadi penyemangat dan membuat ane jatuh cinta di jalan dakwah ini.

Teringat sebuah kalimat yang menusuk jantung hati
Bukan Dakwah Yang Butuh Kita, Tapi Kitalah Yang Butuh Dakwah”.

Berbicara terkait dakwah, maka ane akan coba menjabarkan apa yang kemudian ane temukan dalam ORBIT bernama DAKWAH.
Dakwah itu jalannya panjang karena ujungnya ada di jannahNYA
Dakwah itu jalannya nggak mulus dan tiketnya ga murah kaya jalan tol, soalnya kadang ada krikilnya kadang ada durinya juga kan bikin sakit yang menapaki jalan itu. Pun tiket masuknya nggak murah harus dengan HARTA DAN JIWA. Cek à (Qs. At Taubah : 41).
Dakwah itu nggak lagi main-main di DUFAN yang bisa ketawa ketiwi bahkan treeaaak2, tapi dakwah itu cukup senyum manis sama setiap objek dakwah, dakwah juga kadang melelehkan air mata ^^

Tidak terlalu penting antum/ na mau mendeskripsikan dakwah itu seperti apa...?? yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi panggilan dakwah.
Bagaimana kita menyiapkan bekal untuk jalan yang panjang
Bagaimana kita sabar dalam menginjak krikil dan duri, serta ikhlas mengorbankan harta dan jiwa kita di jalan itu..
Bagaimana kita mengukir senyum manis untuk setiap objek dakwah yang kita temui.. dan bagaimana kita menyembunyikan lelehan air mata diperaduan yang hanya Alloh saja yang tau.. ^^

Ah... kenapa masih saja mendeskripsikan “apa itu dakwah?” hmm... akhi.. wa ukhti.. sudahkah antum/ na menemukan alasan untuk mencintai MEDAN ini? Lantas apa alasannya antum/ na bertahan di MEDAN ini? Sudahkah antum/ na mendedikasikan HARTA dan JIWA untuk tujuan dakwah kita? (ane jg belum tenang aja...) mari belajar IKHLAS berniaga dengan Alloh karena keuntungannya sangan besar yaitu syurga dan isinya. Cek à (Qs. As saff : 10-14).
Untuk mu yang telah menemukan alasan kenapa kita harus bertahan di MEDAN ini, sungguh jangan pernah bergerak sendiri (ane takut antum/ na diterkam “macan”). Carilah kawan yang bisa diajak bergerak membentuk barisan dan pondasi tangguh dalam “amar ma’ruf nahi munkar”. Bekerjalah secara berjama’ah agar beban dakwah terasa ringan. Rawatlah binaan-binaan kita, sayangilah staf-staf kita dan cintai pemimpin kita. Jangan pernah abaikan mereka, karena mereka adalah aset berharga yang akan mengiringi kita untuk mengatur ritme dakwah kita.
Yaa ikhwah... satu yang ingin ane sampaikan “Jagalah Atmosfir” yang ada di Salam (Atmosfir = lingkungan = ukhuwah dll). Jagalah “atmosfir” itu tetap nyaman untuk kita hidup dan bergerak dalam dakwah. Jagalah ia jangan sampai berubah, karena itu yang akan membuat jundi-jundi kita nyaman untuk bergerak. Untuk antum/ na yang saat ini menjadi qiyadah... sudahkah antum mencintai jundi-jundi antum dengan sebenar-benarnya cinta karena Alloh? Sudahkah memenuhi hak jundi-jundi kita? Atau jangan2 mengenalnya saja belum. Penuhilah... jangan sampai itu menjadi hutang yang akan ditagih di akhirat nanti (ane jg blum memenuhi hak antum/ na maka tagihlah ane.. faghfirlana..).
Ane sangat yakin setiap kader memiliki potensi “militan” yang sama..!! hanya saja potensi itu akan tumbuh atau kerdil?. Militansi kader itu tumbuh jika kita berikan pupuk, berikan yang ia butuhkan. Dalam kerja2 jama’i tidak boleh terlontar kata “dituntut/ menuntut” atau lain sebagainya yang kemudian akan merubah “atmosfir” yang ada membuat kita “sesak nafas” dan akhirnya mundur dari barisan. Ane yakin “Persaudaraan Islam” bukanlah lembaga yang isinya orang-orang egois, bukan pula kumpulan orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi. “Persaudaraan Islam” adalah kumpulan orang-orang yang sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa ia adalah aset ummat yang memiliki amanah memperjuangkan yang “haq”, ia adalah kumpulan orang yang membawa misi kenabian (profetik) dan ia adalah kumpulan orang dengan segala kelemahan tapi ia ingin bermanfaat untuk ummat. Barakallahu fikum yaa ikhwah...
Jagalah atmosfir itu...
Jagalah Kekeluargaan yang telah kita buat dengan susah payah...
Jagalah ia... maka semua aset akan terjaga..
“Karena Kita Saudara”
Wallahu’alam bishowab...

Tidak ada komentar: